5 Manfaat Buah Naga Untuk Bayi

Buah naga adalah buah yang sangat banyak disukai oleh banyak orang. Bahkan pada beberapa tahun ini semenjak masuknua harga buah naga diindonesia sempat menlunjak dibandingkan dengan harga buah pada umumnya. Tanaman yang termasuk salah satu jenis kaktus ini berasal dari amerika, khususnya amerika selatan dan meksiko. Pada saat ini buah naga sudah tersebar di berbagai macam daerah di dunia dan sangat dibudiyakan.

Walaupun saat ini buah naga mudah untuk didapatkan tapi tidak semua orang mengerti jika kandungan yang terdapat pada buah naga mempunya sangat banyak manfaat bagi kesehatan. Bahkan juga manfaat tersebut tidak Cuma hanya baik untuk orang dewasa, melainkan juga sangat cocok untuk anak-anak dan aman untuk bayi.

Salah satu buah yang dianjurkan kepada bayi adalah buah naga merah. Buah yang satu ini diolah sebagai makanan pendamping ASI untuk si kecil dalam bentuk jus atau dihaluskan. Manfaat buah naga ini sudah tidak perlu untuk diragukan lagi. Karena buah naga mengandung banyak vitamin, serat, kalsium, posfor, dan beberapa mineral penting lainnya.

Manfaat Buah Naga Untuk Bayi

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Manfaat dalam buah naga ini ialah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Buah naga ini mengandung Vitamin C yang berfungsi untuk antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit. Dengan mengkonsumsi buah naga sangat bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak sehingga dapat terhindar dari berbagai macam penyakit yang dapat membahayakan tubuh.

Mengurangi Perut Kembung
Bayi mungkin sering mengalami perut kembung. Serat yang tinggi pada buah naga ini mungkin akan bisa dapat membantu anak untuk mencerna makanan dengan baik. Hal ini juga akan melatih pada pergerakan usus anak.

Dapat Menjadi Antioksidan
Kandung vitamin dan mineral yang terdapat pada buah naga ini juga terbukti sangat efektif untuk melawan radikal bebas. Antioksidan ini berperan dalam menjaga sirkulasi darah atau pun otak. Apabila anak diberikan makan buah naga dengan secara rutin maka akan sangat bagus untuk membantu meningkatkan kinerja otak bayi.

Melancarkan Sistem Pencernaan
Serat yang terdapat pada buah naga ini sangat cocok untuk membantu kinerja usus sehingga dapat mencegah gangguan pada pencernaan bayi. Dengan mengkonsumsi buah naga dengan secara rutin dapat menekan resiko sembelit pada anak.

Menjaga Kesehatan Tulang
Mineral yang terkandung pada buah naga seperti kalsium dan posfor berguna untuk menjaga kesehatan tulang bayi. Maka sangat dianjurkan buah naga diberikan pada bayi sebagai makanan pendamping Asi agar dapat meningkatkan pertumbuhan dan pembentukan tulang yang sehat.

Menjaga Kesehatan Mata
Kandungan yang terdapat pada buah naga berfungsi untuk menjaga kesehatan mata bayi. Seperti yang telah kita ketahui bahwa betakaroten akan diubah menjadi vitamin A dalam proses metabolisme. Vitamin A diharuskan untuk menjaga kesehatan pada mata.

Pendidikan Menentukan Kehidupan Masa Depan

Pendidikan adalah tiang pancang kebudayaan serta pondasi utama dalam membangun peradaban bangsa. Arti penting pendidikan dapat menentukan kualitas kesejahteraan lahir batin serta masa depan kehidupan.

Pendidikan Menentukan Kehidupan Masa Depan
Pendidikan Menentukan Kehidupan Masa Depan

Mengetahui tentang hal tersebut substansi pendidikan, materi pengajaran serta metodologi pembelajaran, manajemen pendidikan akuntabel susah
prioritas perhatian untuk penyelenggara Negara. Terbukti apabila seluruh bangsa mencapai tingkat serta kemajuan kebudayaan teknologi tinggi harus disangga dengan kualitas pendidikan sangat kokoh.

Keeksistensian pendidikan di Indonesia saat ini masih menjadi permasalahan serta masih banyak anak bangsa ini belum mendapatkan
pendidikan seperti sebagaimana mestinya serta ada beberapa sama sekali belum dapat mendapatkan bangku sekolah, seperti saat kecil anak
terlantar, ini merupakan hal yang memprihatinkan. Mereka mempunyai hak sama seperti anak-anak yang telah mendapatkan pendidikan
layak seperti anak orang kaya. Arah bangsa nanti akan pada tangan mereka, mereka adalah penerus perjuangan bangsa.

Pendidikan adalah hak setiap warga negara, meski begitu masih ada beberapa dari mereka belum mendapatkan hak itu. Hingga pada saat ini,
peluang besar memperoleh akses pendidikan baik hanya pada anak orang kaya serta pintar. Bermodal kemampuan ekonomi lebih dari
cukup, didukung kemampuan berpikir tinggi, menjadi hal pendukung memperoleh akses pendidikan lebih baik. Mereka memiliki peluang besar
masuk sekolah elit, berkualitas, berstandar nasional, serta internasional. Menciptakan lingkungan belajar mengajar kondusif, karena ditunjang dengan kualitas anak didik serta daya pikir tinggi. Tersedia sarana prasarana lengkap membantu mewujudkan pendidikan mapan. Saat ini pendidikan di Indonesia berbentuk sistem pasar bagi mereka memiliki uang banyak maka akan dapat pendidikan layak. Yang benar hal itu tidak boleh terjadi.

Ada hal penyebab pendidikan di Indonesia semakin melenceng menghindari cita-cita bangsa. Satu, cenderung pendidikan Indonesia semakin elitis serta tidak terjangkau oleh rakyat miskin. Penyebabnya, pemerintah dituding telah membuat kebijakan diskriminatif berdampak menyulitkan rakyat kecil untuk akses pendidikan. Dua, lahirnya sistem pendidikan tidak memberdayakan. Dalam hal, kebijakan dibentuk semata mata mendukung status memapankan kesenjangan sosial. Tiga, kurang orientasi pendidikan untuk membangun moral. Dapat melihat realitas anak anak bertindak amoral, sehingga dapat dikatakan pendidikan kurang budi pekerti.

Setelah dipahami para pendidik bahwa misi pendidikan merupakan mewariskan ilmu pada generasi hingga ke generasi selanjutnya. Jangan sampai generasi tersebut terputus begitu saja. Ilmu tersebut adalah: pengetahuan, tradisi, serta nilai budaya. Menularkan ilmu tersebut telah dimiliki orang orang terbeban untuk generasi selanjutnya. Menjadikan generasi lebih baik serta beradab. Sangat penting pendidikan pada negara maju dan tidak dapat terlepas akan peran pendidikan.

Pendidikan Dalam Undang Undang Dasar pasal 31 ayat 1, 2 sangat jelas setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, serta wajib untuk mengikuti pendidikan dasar, pemerintah wajib membiayainya, negara mempriorotaskan anggaran pendidikan sekurangnya 20 persen APBN serta APBD. Pertanyaan saat ini, sudahkah seluruh anak bangsa mendapat hak tersebut? Melihat fakta, setiap tahun 1,5 juta lebih anak sekolah tidak melanjutkan pendidikan untuk jenjang lebih tinggi.