Menginap di Vila Bali Pada Masa Pandemi Sangat Murah

Bali selalu merupakan ide yang bagus!

Tentu saja selalu lebih aman untuk tinggal di rumah di masa pandemi ini, tetapi jika saya melakukan perjalanan, risikonya telah diperhitungkan dengan cermat.
– Saya pergi dengan sahabat saya dan 2 anaknya setelah musim liburan berakhir, terbang dari Halim yang kosong, dan memilih maskapai dengan jarak kursi.
– Kami menginap di Villa Tirta Nila, salah satu vila mewah @elitehavens di daerah terpencil. Ini memiliki 4 kamar tidur sehingga masing-masing dari kita mendapatkan kamar kita sendiri. Sangat penting untuk memiliki banyak jendela dan ruang terbuka yang besar sehingga Anda mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Staf (dengan protokol kesehatan) memasak makanan enak setiap hari sehingga kami tidak perlu keluar.
– Dan yang terbaik adalah di sini memiliki kolam renang besar dan pantai pribadi tepat di depan vila sehingga kita dapat menikmati aktivitas luar ruangan sepuasnya!

Kita tidak tahu kapan pandemi ini berakhir. Yang bisa kita lakukan adalah jaga diri dan lingkungan dengan mematuhi protokol kesehatan, serta menjaga kesehatan tubuh dan mental! Saya juga masih parno kok. Tapi parno itu bagus, jadi terus menerus jaga diri. Pokoknya jangan kasih kendor! Kalau kamu gimana?

Setiap hari di villa Elite Havens, saya kerjaannya berenang mulu, baik di kolam maupun di laut – mengikuti saran dokter neurologis bahwa terapi syaraf kejepit di leher yang terbaik adalah berenang gaya bebas dan gaya punggung. Untung masih bisa jumpalitan bergaya begini!

Btw, ada yang udah bisa handstand di air begini? Tips: idealnya kedalaman air sebatas dada, jongkok dulu, tekan dasar air dengan kedua tangan, tendang kedua kaki ke atas, lalu luruskan. Gampang kan?

Saya ingin memiliki bak mandi luar ruangan seperti ini tetapi di Jakarta rumah tetangga juga sempit satu sama lain bahkan beberapa memiliki lantai yang lebih tinggi. Gimana ga suka Bali ya? Bisa mandi santai di outdoor dengan privasi. Tinggal kurang lakinya aja! Huehehe!

Zaman WFH gini, lokasi jadi kurang penting karena hampir semua kerja online. malah sebaliknya pindah ke Bali. Kalau tertarik long stay di villa keren, coba cek @elitehavens deh. Tetap sebentar aja lagi diskon 30%, apalagi stay lama dan bisa patungan sama geng.

Team Pantai Wajib Pergi ke Bolilanga Resort

Setiap ditanya “pilih gunung atau pantai?” tau lah jawaban gue apa, pantai dong! Bukan berarti ga suka gunung ya, gue pernah naik Gunung Gede dan Rinjani (baru 2 aja hihi, tapi nikmatin banget kok pas naik gunung), tapi gue lebih prefer pantai karena gue seneng banget laut yang biruuu, pantai berpasir putih, area air laut yang turquoise, bener-bener bikin relax, happy, refresh, senang, smua yang positif deh!

Nah, klo kalian team apa? gabung yuk di team gue dengan komen team pantai di Instagramnya teh javana ya, klo team gue menang dengan komen terbanyak, nanti gue akan pilih 3 pemenang dengan hadiah instax camera & voucher sodexo dan map senilai ratusan ribu rupiah!

Tapi apapun preference kalian, mau team pantai atau team gunung, yang penting sama-sama menikmati rasa dari semua destinasi itu, tetap merdeka untuk rasa karena semuanya dimulai dari rasa. Feel good, embrace and live the life!

Bolilanga Island Resort

Bolilanga Island Resort di Togean, nginep di sini selama di Togean, lautnya super kece, nyebur dari dermaga resort ini bener-bener menyenangkan! Tiap liat warna lautnya bawaannya pengen nyemplung mulu.

Dari Ampana ke Bolilanga Island sekitar 2 jam naik speed boat. Rate nginep di sini start dari Rp. 200 ribu – Rp. 600 ribu per orang per hari, udah include makan 3 x sehari. Klo mau booking langsung aja ke bolilangaisland@gmail.com, booking minimal 2 minggu sebelum ya, ga bisa dadakan soalnya sinyal gsm pun ga ada di sini. Positifnya? Semua jadi ngobrol karna ga bisa mainan hp.

Under the jetty. Pemandangan begini emang bikin rileks dan menyadarkan kita seberapa kecilnya manusia dan mengajari rasa bersyukur yang sangat dalam pada diriku sendiri. Dengan banyak mengunjungi tempat wisata alam, aku menyadari bahwa diriku tidak boleh sombong mengingat seberapa banyak yang masih belum kuketahui.

Ini pas hari terakhir di Bolilanga Island Resort, sebelum pulang gue & Ferry Rusli sempet-sempetin buat nyebur dulu dari dermaga, ga puas-puas deh pokoknya nyebur di sini.

Melihat Ikan Barracuda di Danau Coron yang Populer

Diving telah menjadi hobiku selama lebih dari satu dekade. Entah berapa jumlah laut, danau, pantai, samudera yang telah aku selami untuk melihat keindahan bawah laut. Aku rasa selagi bisa dan sanggup diving, aku akan tetap diving seumur hidupku. Haha. Hobi ini aku jalani dari aku masih remaja sampai sekarang sudah hampir kepala 4.

Akhirnya ke… da famous Barracuda Lake di Coron! Yang selama ini selalu liat di IG orang-orang wkwkwk… Ternyata.. emang BUAGUS BANGET danaunya! Bening POL, airnya anget! (Yeay! Surga untukkuhh), gampang turun karena airnya payau (lebih susah turun klo di air laut tentunya) dan banyak spot sepi! Beneran! Ramenya di area dermaganya doang, melipir dikit dah sepi soalnya danaunya gede!

Duh bisa seharian dah di sini, sayangnya mesti ke tempat lain jadi cuma bisa setengah hari wkwk, gpp lah ya buat next time jadi wajib ke sini lagi. Btw klo ke sini mau main-main freedive dan foto2 semacam gini, pastiin sama trip yang nanganin buat freedive juga ya jadi bisa ke area macem-macem di danaunya, plus boleh ga pake life vest juga (penting, hahay!)

Btw Barracuda Lake sungguh nyaman sih buat main-main, sungguh mesti diulang lagi! Makasih banget buat Louie udah ngambil foto dan video yang bagus – bagus banget. Semoga di kesempatan selanjutnya kita bisa melihat dugong ya! Kali ini belom ketemu dugong (plis ga usah bilang ngapain ke Coron, di Indo juga banyak, yes di Indo juga banyak dugong tapi kan nyari yang bisa dan boleh berenang bareng, plus klo ke destinasi yang belom selalu ada pengalaman berbeda kan, apalagi bareng temen2 serunya 100x).

Masih bom foto dari Barracuda Lake. Kacau sih di sana foto di manapun bagusss, liat ke arah mana aja ihwaw bagus banget tekstur & kontur batu-batunya. Ini foto di area dangkal banget doang, jadi ga perlu jago freedive kok buat nikmatin Barracuda Lake, sungguh mauk ke sana lagi.

Menetap di Bandung Selama Pandemi Sangat Seru

Rasanya fresh banget bisa lihat yang hijau-hijau, menghirup udara segar, dan hiking 12km Tahura-Maribaya-Tahura. Tadi pagi kita juga baru tau kalau sekarang harus reservasi dulu via website, karena kuota dibatasi hanya 500 orang per hari. Syukurlah pas kita datang jam 8 pagi (baru buka) dan reservasi via web, langsung dapet untuk 3 orang! Katanya kalau weekend harus seminggu sebelum biar kebagian. Biaya masuknya juga oke banget, 15rb/orang. Tadi sepiii sekali kita jarang berpapasan sama orang di jalan, jadi overall hikingnya nyaman dan menyenangkan

Banyak banget yang nanya kapan aku stay di Jakarta lagi, jawabannya belum tahu. Selama pandemi jujur aja lebih nyaman di rumah Bandung, karena lebih leluasa dan bisa dekat sama keluarga. Apalagi belum ada urusan kerjaan offline juga di Jakarta, semua masih bisa dikerjakan dari rumah. Terus semakin lama di rumah aku malah semakin bisa teratur membangun habit plus schedule baru, senang deh. Pandemi ini memang tidak mudah, tapi let’s do our best and focus on what we can control. Semua pasti ada maknanya. Stay safe and healthy ya teman-teman!

Organizing is key. Aku tipe orang yang harus menulis to-do list di agenda, dan juga menulis sejuta hal lainnya yang perlu diingat walaupun sekarang teknologi sudah canggih. Sudah kebiasaan sejak kecil, paling senang nanti pas mau tidur melihat banyak yang sudah checklist.

Setelah lelah beraktivitas seharian, tidak lupa aku merawat mataku agar tidak terlihat seperti mata panda. Katakan sampai jumpa pada mata lelah dengan produk ini! Mewah banget sensasi pakai Sulwhasoo Indonesia Concentrated Ginseng Renewing Eye Serum Mask, bahannya pakai Double Wrapping Hydrogel Sheet yang bikin dingin di kulit! Selain untuk mengatasi mata lelah, kandungan Korean Ginseng juga bagus untuk anti-ageing mengencangkan area mata. Paling enak pakai ini tuh sambil rebahan, karena bagian matanya bisa menutup sempurna jadi rileks total. Aku rekomendasikan banget produk ini terutama buat kalian para pengidap insomnia ya.

Waktu Tepat untuk Mengunjungi Beberapa Destinasi

Jepang di Musim Gugur

Baru saja saya memesan penerbangan ke Jepang untuk musim gugur! Ngomong-ngomong, apakah Anda berencana untuk bepergian ke Jepang tahun ini? Berikut adalah beberapa tips untuk Anda jika ini akan menjadi pertama kalinya Anda di Jepang pada musim semi ini:

1. Jika Anda pergi untuk Cherry Blossoms, pastikan Anda membawa pakaian hangat. jika Anda pergi ke dekat Fuji, suhunya sangat dingin di malam hari. Anda membutuhkan 2 atau 3 pakaian dengan sarung tangan. ↟
Tempat terbaik untuk mengejar matahari terbit di sekitar Fuji : Danau Kawaguchiko, matahari terbenam : Pagoda Chureito. (Ada tempat yang lebih baik dari ini? Komentar di bawah!).

2. Bagaimana mengatur anggaran Anda untuk makanan? Dapatkan nasi bento, sushi, dan makanan di Lawson atau Family Mart untuk sarapan/makan siang. Saya makan sushi yang lezat untuk makan malam, sekali sehari.

3. Dapatkan JR Pass!!! Ini membantu Anda banyak untuk transportasi. Ini mencakup semua rute utama di Jepang. Jangan pernah naik taksi karena harganya sangat mahal. Transportasi umum adalah yang terbaik.

4. Unduh Navitime (Japan Travel) untuk jadwal kereta. Anda juga dapat membaca beberapa artikel di sana tentang Destinasi Terbaik Jepang.

Adakah tips yang bisa Anda bagikan kepada saya tentang Jepang?
Nikmati perjalanan Anda di Jepang!

Maldives Seperti Dilukis Crayon

Maldives adalah negara impian semua orang. Tempat ini sangat romantis dan bersih sekali dan biasanya banyak yang kesini untuk honeymoon. Negara dengan air pantai sebening crystal, ribuan pulau-pulaunya yg eksotis dengan pemandangan super alig!

Pernah ngegambar pake crayon kan? Yg isinya 55++ warna di dalam boxnya?
Nah warna biru laut di Maldives beneran lengkap kayak warna biru crayon! Gradasinya bener-bener menghipnotis deh! Tapiii, pulang” dari Maldives, kulit langsung gosong.

Kalo temen” ada yg udah pernah ke TN Komodo, Sumba atau Papua pasti tahu kan bagaimana teriknya sinar matahari membakar kulit? Kalo di Maldives, harus ikhlas pulang dengan kulit gosong. Panasnya 2x lipat Dari TN Komodo. Untuk pengen tanning, cocok banget bersantai di pantai/sandbar” di sini.
Tapi kalo aku, habis foto”, langsung ambil tikar, hidupin musik + santai di bawah pohon kelapa, surgaaaa dunia!

Sunblock Tidak Boleh Dilupakan Saat Berlibur di Alam Terbuka

Ayo disini siapa yang suka kegiatan outdoor??? Tolong ya jangan males pake Sunblock! Karena pakai Sunblock gak cuma melindungi dari sinar uv dan mencegah kanker kulit tapi juga bikin kulit ga penuaan dini jadi jangan di anggep spele dan menyesal di kemudian hari.

Nih gua rekomen sunblock buat kalian yang suka kegiatan outdoor, sunplay sunblock, ini spf nya 99pa++++ buat melindungi kulit dari sinar matahari. Dan no need to worry, karena Sunblock Sunplay ini walaupun SPF nya tinggi, tapi ga lengket dikulit, dan ga bikin kulit greasy!Oh iya mereka juga ada Sunplay Cool, yang ada extra cooling effect, jadi bakalan terasa sejuk dan nyaman gitu pas di kulit guys.. ada dingin-dinginnyaa!

Setelah tahu apa manfaat dari sunblock, barulah kita bahas tentang labuan bajo nih. Sunblock adalah sesuatu yang wajib kalian bawa tanpa boleh ketinggalan apabila ingin traveling ke Labuan Bajo ya! Sudah pasti kamu akan melakukan kegiatan outdoor dan terpapar banyak sekali sinar matahari. Jagalah kulitmu agar tetap indah dan sehat.

Throwback time! Sesi throwback kali ini pengen bahas Labuan Bajo ahh, tempat yang paling gua kangenin di situasi ini. Gatau kenapa setiap dateng kesana bawannya gamau pulang, mau tinggal aja:( pasti yang udah pernah dateng ke Labuan Bajo can relate banget deh.

Buat gua Labuan Bajo itu bukan cuma pemadangannya yang indah tapi lebih dari itu, membuat semua orang yang kesana merasa damai, bebas dan healing dari pikiran yang negatif.

Buat kalian yang kalo nanti mau jalan-jaln abis lockdown, lo wajib banget sih cobain snorkeling di Manta Point supaya tau betapa indahnya ciptaan-Nya yang bisa bikin lo berdecak kagum dan merasa damai hidup di dunia ini. Pokoknya aktivitas ini wajib lo masukin ke bucket list travel lo! Cek pesonaid travel dan ind travel juga untuk referensi wisata yang lebih menarik lainnya, karena FYI aja gua sebelum mau liburan selalu cari inspirasi untuk rencanain liburan gue

Perjalanan Hidup Selalu Meninggalkan Pembelajaran Berarti

Ingatan saya tentang sumba adalah ingatan tentang senyum-senyum merekah dari bibir kecil anak-anak sumba, senyum-senyum penuh ludah merah dari bapak-bapak yang suka mengunyah sirih dan pinang, senyum-senyum yang dicampuri lambaian tangan dari mama-mama yang saban hari sering duduk-duduk saja di teras rumah sederhana mereka.

Ingatan saya tentang Sumba selalu berisi tentang rerumputan yang mengisi bukit-bukit yang menghampar luas di Pulau itu, bukit-bukit yang menguning saat kemarau, dan menghijau pekat dikalah hujan yang pelit datang menyapa tanah Sumba.

Ingatan saya tentang Sumba selalu dipenuhi dengan jalanan panjang, sepi, mulus kadang berlubang, namun menenangkan, beragam pemandangan akan dengan sangat kayanya menyapa kita, hutan lebat berganti dengan padang rerumputan maha luas.

Kemudian berganti lagi dengan perkampungan adat yang sederhana namun elok tiada kira, berganti lagi dengan hutan pinus yang magis, berganti lagi dengan kompleks perkampungan dengan banyak kuburan batu kuno didepan rumahnya dan seterusnya begitu, memberikan kita kejutan tak henti-hentinya disetiap perjalanan mengitari Pulau eksotik ini. Ingatan itu pula yang selalu membuat saya merindu pada Tanah Sumba.

Pengalaman Mendaki Gunung Rinjani

Seorang traveler rata – rata sudah pasti juga suka mendaki gunung. Hal ini dikarenakan jiwa petualangan selalu ingin memicu adrenalin. Mendaki gunung selalu membuat ketagihan dan serasa ingin mendaki lagi dan mendaki lagi. Selalu ada banyak pengalaman dan cerita menarik di setiap perjalanan.

“Menyambangi ketinggian itu seperti sebuah candu, selalu ada rindu yang menderu-deru ketika lama tak bertemu.

Rindu kokohnya tebing-tebing gagah yang seakan menantang kami yang sudah terlanjur cinta dengan kontur alam liar seperti ini. Rindu dinginnya pagi dan malam hari yang biasanya kami hangatkan dengan kopi yang bercampur senda gurau

Rindu lelahnya kaki menapak jalanan panjang dan bibir sibuk menghitung waktu sampai kapan semak belukar ini berganti dengan hijaunya savana yang menenangkan”. Lagi kangen suasana pendakian, pas di cek “8 weeks ago” ternyata terakhir kali mendaki. Semoga secepatnya ada kesempatan lagi ngedaki.

Negara ASEAN Banyak yang Menjadi Destinasi Wisata

Salah satu negara ASEAN yang indah namun belum terlalu dilirik oleh para traveler adalah India. Sekangen itu rasanya momen main ke alam begini, dari mulai berburu sunrise sampai duduk cengo nungguin golden hour pas sunset. Dan foto ini adalah salah satu bucket list gue yang terwujud taun kemaren: Ngunjungin padang pasir. Kesampean juga akhirnya ikut safari desert tour di Thar Desert, Jaisalmer, India.

Dibantu tripod kecil yang selalu gue bawa kemana-mana, seneng juga akhirnya bisa punya foto sunrise di Padang Pasir walaupun gue cuma segede semut di foto ini. Diambil setelah sunrise pagi hari ketika lagi dingin-dinginnya (sekitar 7-8 derajat karena di Utara India lagi winter saat itu). Keliling nyari spot kosong buat foto begini lumayan perjuangan rasanya. Sekangen itu momen begini.

Negara ASEAN yang sangat wajib dikunjungi salah satunya adalah Myanmar. Magical morning in Bagan, Myanmar. Yang mau ke Bagan nyobain sensasi naik Hot Air Balloon begini atau cuma nikmatin dari bawah aja kayak gue, sekarang lah waktunya, karena periode parade balon udara ini dibuka mulai dari Oktober hingga pertengahan April.

Kalau Thailand tidak perlu ditanya lagi ya. Negara ini sudah sangat terkenal sekali sebagai salah satu negara di ASEAN yang sangat suka dikunjungi oleh para wisatawan. Apa yang paling dikangenin dari Thailand? Kalau gue paling kangen nyicipin Kuliner khas sana, mulai dari Mango sticky rice, Thai tea, sampai jajanan street foodnya yang selain enak juga murah meriah

Traveling ke negara Asean itu selain destinasinya yang eksotik, juga bisa nyicip kuliner dari berbagai negaranya yang enak-enak banget. Nah kali ini kita bisa diajak bernostalgia nyicipin makanan khas ASEAN di event Santan coolinair by AirAsia di Senayan City dari tanggal 29 Sept – 1 Oktober. Akan banyak tenant makanan yang didatengin langsung dari negaranya masing-masing, pasti bakalan bisa ngobatin kangennya traveling di ASEAN. Gue sama jovita dan edi bakalan dateng kesana. See you there ya!

Ratusan Balon Udara Melayang di Langit Cappadocia

Jadi anak rantau pas bulan puasa gini bikin kangen ama rumah banget banget. Apalagi puasa pertama gini, kangen sahur dan buka puasa hari pertama bareng keluarga. Dan ini memasuki tahun ke-8 dimana nggak bareng keluarga pas hari pertama puasa. Tapi masih beruntung alhamdulillah masih ada temen yang bisa diajak buka dan sahur bareng.

Di bulan puasa bagi para traveler pasti sering banget siang – siang pas bengong mikirin trip – trip sebelumnya dan trip yang akan datang. Hal yang sangat lumrah sekali kangen pada liburan.

Kadang tuh cepet banget kangen ama yg indah-indah begini, apalagi keindahan Cappadocia. Sampe sekarang belum lupa sama sekali detail gimana cantiknya momen sunrise pas naik hot air balloon disana. Kalau dikasih kesempatan pengen banget balik ke Turkey dan ngabisin waktu seminggu di Cappadocia, pengen explore Cappadocia dari ujung ke ujung, yang kemaren aja belum puas rasanya. Dan perjalanan Cappadocia kemaren menurut gue perfect banget, mulai dari cuacanya sampai ke teman perjalanan dan teman yg ditemuin selama disana, sama gilanya! Tag dong orang yang pengen banget kalian ajak ke cappadocia!

Masih keinget banget gimana syahdunya momen sunset di Praha. Hari itu, kayaknya jadi hari paling panas selama explore Europe kemaren, jadi enak banget ngelilingin Praha gak perlu nahan dinginnya angin yg walaupun sepoi-sepoi tapi lama-lama bisa nusuk ke tulang juga. Keliling tanpa arah, keluar masuk gang di old city, terus ke Prague Castle yg guede banget ampe gue nyasar, sampe nyusurin Vltava river buat liat jembatan-jembatannya yang cantik banget.

Kadang disitulah baru kerasa banget nikmatnya solo traveling itu. Kita bisa stop and go kapanpun dimanapun yg kita mau. Gak perlu nungguin yg lain atau ngikutin yg lain. Bisa pilih coffeeshop atau bar sesuka hati kita, pilih tempat makan sesuai selera kita, atau cuma duduk-duduk doang di bangku pinggir jalan berjam-jam. Tapi, kalau ditanya pengen gak ke Praha solo trip lagi? Enggak lagi deh.